Jaga Dan Berikan Nutrisi Yang Terbaik


Tumbuh Kembang Bayi

Siapa yang tidak akan sedih bila kita melahirkan yang lebih awal dari pada normalnya.  Sehingga membuat anak menjadi lahir secara prematur. Namun tentu itu bukan menjadi hal yang perlu disesali sebab perjuangan tentu barus saja akan di mulai tinggal bagaimana seorang ibu memiliki langkah yang tepat dalam membantu bayi prematur tersebut untuk tumbuh dan berkembang. Untuk tumbuh kembang bayi prematur tentu diperlukan bantuan yang ekstra dari ibunya agar bisa mengalami perkembangan yang sesuai dengan seharusnya. Oleh karena itu seorang ibu perlu menjaganya dengan baik dengan penuh kasih sayang, fokus untuk memberika nutrisi yang baik dan bergizi, dan tentunya harus memiliki kesabaran di setiap tahap perkembangannya.

Hal itu dilakukan tentu semata – mata dalam mencapai tumbuh kembang anak supaya bisa sesuai dengan anak yang lahirnya normal, walaupun memang mungkina akan ada perbedaan sedikit. Meski seperti itu sebagai orang tua tentu harus memberikan yang terbaik agar anak bisa mendapatkan kehangatan, ketenangan, kenyamanan, dan tentunya dibarengi dengan nutrisi yang baik. meskipun bayi prematur harus menjalani perawatan terlebih dahulu di ruangan khusus bayi agar ketika nanti pulang ke rumah sudah memiliki daya tahan yang cukup untuk berinteraksi di luar. Yang perlu di pahami oleh setiap ibu adalah mengetahui siklus tumbuh kembang anak atau bayi prematur tersebut dengan dibarengi dengan kedekatan ibu ketika keluar dari ruang perawatan bayi.

Bila sudah bisa berinteraksi dengan ibu secara langsung maka pada saat itu juga berikan nutrisi yang terbaik dan bergizi melalui ibunya mengkonsumsi makanan yang bergizi agar kualitas dari ASI yang di miliki ibu tersebut berkuaitas tinggi juga. Baru setelah usia bayi 6 bulan diberikan mpasi yang memang tidak boleh sembarangan. bila terjadi sesuatu pada bayi tersebut maka segera berkonsultasi dengan dokter untuk menangani bayi ibu tersebut. dan ini tidak boleh di tunda –tunda sebab kondisi anak yang memang kondisinya tidak sama dengan bayi normal pada umumnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.