Kenapa Pelayanan BPJS Dianggap Pelayanannya Kurang Dibanding Pasien Umum

Terobosan Dan Sinergi Layanan Dasar (Kesehatan, Desa Dan Pendidikan) Kalimantan Selatan - Pada Rabu 6/3/2019 kemarin admin Pemimpin.net diundang untuk turut mengikuti acara Forum Diskusi  FMB9 yang diinisiasi Ditjen IKP KemKominfo . Acara yang dibuka Direktur Pengelolaan Media Ditjen  IKP Siti Meiningsih tersebut, menghadirkan narasumber;Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial, Kemenko PMK, (Tubagus Achmad Choesni), Staf Ahli Menteri Bidang Aksesbilitas Sosial, Kemensos, (Marzuki), Kepala Bappeda Kalsel (Nurul Fajar Desira ), serta Pengamat Kesehatan (Muhammad Rudiansyah).

Seperti yang kita ketahui   Pelayanan Dasar terdapat tiga indikator, yaitu: 1) ketersediaan dan kemudahan akses ke Rumah Sakit bersalin, 2) Ketersediaan dan kemudahan akses ke Apotek, dan 3) Ketersediaan dan akses ke SMA atau sederajat. Namun dari ketiga pokok bahasan utama tersebut aku pribadi sangat tertarik pada poin ke 2 yakni mengenai layanan kesehatan. Karena aku pribadi pernah merasakan dampak bagaimana perkembangan layanan kesehatan di Kalimantan Selatan khususnya di rumah sakit  daerah yang ada di Banjarmasin.  Aku pernah menemani orang tua dan anak untuk berobat di salah satu Rumah sakit daerah dengan Jamkesmas dan juga BPJS aku merasa layanan perawat berbeda atau masih kurang dan juga beberapa kali mendengar selentingan selentingan dari sesama masyarakat pengguna kartu BPJS bahwa mereka menganggap pengguna kartu BPJS dianak tirikan. Mungkin itulah kira kira stigma masyarakat terhadap layanan kesehatan dari pemerintah yakni BPJS dan hal tersebut menjadi PR besar buat pemerintah untuk memperbaiki anggapan masyarakat yang sudah terlanjur negatif terhadap BPJS. 

Link Video Pertanyaan BPJS : https://youtu.be/AaXfuFp8fIg?t=6324



Pertanyaan BPJS Ada di Menit 1:45:00


Nah pada kesempatan acara diskusi tersebut akupun akhirnya bisa bertanya secara langsung mengenai unek-unek yang sudah lama kupendam tersebut mengenai layanan pasien BPJS dan pertanyaan ku tersebut terjawabkan Untuk masalah pelayanan mungkin ada yang harus lebih diperhatikan karena kenapa BPJS dan Umum dianggap berbeda padahal seharusnya pelayannya sama saja antara umum dan pasien BPJS yang berbeda mungkin hanya fasilitas karena memanga da perbedaan dari pasien umum dan BPJS yang memiliki kelas berbeda-beda. Namun mungkin ada regulasi atau kebijakan yang berbeda beda di berbagai rumah sakit misal klaim bpjs  namun sekali lagi ditekankan perbedaan tersebut lebih dari segi fasilitas berdasarkan kelas-kelas bukan kualitas pelayanannya.

Pemerintah pun menyadari hal tersebut dan berjanji akan terus bergerak dan bekerja memperbaiki sistem rumah sakit yang masih jauh ketinggalan dari Rumah sakit di luar neger semisal Singapura. Misalnya dari segi antri pasien yang sangat lama di kebanyakan rumah sakit kita yang harusnya bisa diperbaiki sistemnya sehingga antri pasien tidak terlalu lama misal dengan sistem daftar atau antri online sehingga pasien tidak terlalu lama mengantri langsung di rumah sakit ketika ingin berobat.

Pada acara tersebut juga dibahas mengenai era globalisasi yang memang sudah tidak bisa dibendung dari berbagai sisi termasuk bidang kesehatan misalnya mulai merambahnya dokter-dokter dari negara lain ke negara Indonesia. Bahasan lengkapnya kalian bisa lihat di link video diatas ya.

Terimakasih

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.